Dosen dan Mahasiswa Fakultas Biologi Unmuh Kendari Kembangkan Teknologi Bioremediasi Laut untuk Atasi Pencemaran Mikroplastik

KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Fakultas Biologi, terus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan inovasi penelitian yang berkelanjutan. Kali ini, sebuah tim interdisipliner yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Fakultas Biologi berhasil mengembangkan teknologi bioremediasi berbasis mikroorganisme laut untuk mengatasi pencemaran mikroplastik di perairan Kendari. Penelitian groundbreaking ini menjadi harapan baru dalam upaya penyelamatan ekosistem laut Sulawesi Tenggara.

Penelitian yang dimulai sejak Januari 2025 ini melibatkan 15 mahasiswa dari berbagai program studi di Fakultas Biologi, didukung penuh oleh 4 dosen peneliti utama. Proyek yang didukung dana hibah internal Universitas Muhammadiyah Kendari sebesar Rp 250 juta rupiah ini telah menunjukkan hasil yang sangat menjanjikan dalam fase uji coba laboratorium maupun lapangan.

### Latar Belakang Penelitian yang Strategis

Kendari, sebagai kota pesisir yang strategis di Sulawesi Tenggara, menghadapi tantangan serius terkait pencemaran laut. Data awal yang dikumpulkan tim peneliti menunjukkan konsentrasi mikroplastik di perairan Kendari mencapai 8,5 mg/m³, jauh melampaui standar baku mutu internasional yang ditetapkan oleh Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP).

Mikroplastik, partikel plastik berukuran kurang dari 5 milimeter, bukan hanya masalah lingkungan tetapi juga kesehatan publik yang serius. Partikel-partikel ini dapat terakumulasi dalam tubuh organisme laut, termasuk ikan dan kerang yang menjadi sumber protein masyarakat pesisir. Dengan semakin meningkatnya kesadaran akan bahaya ini, Fakultas Biologi Unmuh Kendari merasa terpanggil untuk turut berkontribusi dalam solusi inovatif.

“Kami melihat ada kesenjangan besar antara upaya mitigasi pencemaran plastik yang sudah ada dengan kenyataan di lapangan. Pencemaran mikroplastik di laut kita terus meningkat setiap tahunnya,” ujar Dr. Syamsu Rahman, M.Sc., Dekan Fakultas Biologi Unmuh Kendari, dalam wawancara eksklusif pada 28 Maret 2026.

Inisiatif penelitian ini lahir dari diskusi intensif antara dosen-dosen Fakultas Biologi dengan stakeholder lokal, termasuk nelayan, pembudidaya ikan, dan pemerintah daerah. Hasil identifikasi masalah menunjukkan bahwa teknologi bioremediasi—memanfaatkan organisme hidup untuk membersihkan polutan—belum banyak dikembangkan untuk mengatasi masalah mikroplastik di Indonesia, terutama di kawasan timur Indonesia.

### Metodologi dan Pendekatan Inovatif

Tim peneliti, yang dipimpin oleh Dr. Hendra Wijaya, Ph.D. (Mikrobiologi Laut), mengambil pendekatan yang berani dan berbeda dari penelitian sejenis sebelumnya. Alih-alih mencari satu jenis bakteri “super” yang dapat mendegradasi plastik, tim ini mengembangkan ekosistem mikrobial sinergis yang terdiri dari 12 jenis mikroorganisme laut yang dikurasi khusus.

“Pemikiran kami sederhana namun powerful: alam tidak bekerja dengan satu organisme saja. Ekosistem laut yang sehat adalah ekosistem yang beragam. Kami meniru prinsip ini dengan mengembangkan komunitas mikroba yang saling mendukung untuk mendegradasi mikroplastik secara lebih efisien,” jelaskan Dr. Hendra dalam presentasinya di Ruang Seminar Fakultas Biologi Unmuh Kendari pada 31 Maret 2026.

Teknologi ini menggunakan bioreaktor skala laboratorium yang dirancang oleh mahasiswa Tingkat III Program Studi Biologi, Andi Pratama, di bawah bimbingan langsung Dr. Hendra Wijaya dan Dr. Ratna Sari Dewi, M.Sc. (Ekologi Laut). Bioreaktor tersebut dilengkapi dengan sistem monitoring otomatis berbasis Arduino yang dikembangkan bekerjasama dengan mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi.

Fase pertama penelitian melibatkan isolasi dan karakterisasi bakteri dari sampel air laut Kendari yang dikumpulkan dari tiga lokasi berbeda: Pelabuhan Kendari, Teluk Kendari, dan perairan Pulau Ternate. Dari lebih dari 500 isolat bakteri yang dikumpulkan, tim berhasil mengidentifikasi 12 strain yang menunjukkan potensi degradasi mikroplastik.

### Hasil Penelitian yang Menggembirakan

Hasil yang diperoleh melampaui ekspektasi awal tim peneliti. Dalam uji coba laboratorium selama 60 hari, komunitas mikroba sinergis ini berhasil mendegradasi 73% dari total mikroplastik yang ditambahkan ke dalam medium kultur. Persentase ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat degradasi mikroorganisme tunggal yang hanya mencapai 35-45%.

“Kami sangat terkejut dengan hasil ini. Sinergi antar mikroba ternyata memberikan efek yang luar biasa signifikan. Ini membuka peluang aplikasi praktis yang sesungguhnya,” kata Siti Nurhaliza, M.Sc., dosen junior di Fakultas Biologi Unmuh Kendari yang juga terlibat sebagai co-investigator dalam penelitian ini.

Fase kedua penelitian meliputi uji coba di lapangan menggunakan sistem bioremediasi skala semi-pilot di Teluk Kendari. Untuk tahap ini, tim mengembangkan bioreaktor terapung yang dapat menahan komunitas mikroba sambil tetap memungkinkan aliran air laut alami. Desain inovatif ini merupakan hasil kolaborasi dengan mahasiswa Tingkat IV Program Studi Teknik Lingkungan dari institusi mitra.

Pengujian lapangan yang berlangsung selama 90 hari menunjukkan hasil yang sangat positif. Konsentrasi mikroplastik dalam area uji coba berkurang dari 8,5 mg/m³ menjadi 2,8 mg/m³. Meski masih di atas standar baku mutu internasional, penurunan sebesar 67% dalam waktu tiga bulan merupakan pencapaian yang signifikan dan menjanjikan untuk pengembangan lebih lanjut.

Selain aspek degradasi mikroplastik, tim juga menganalisis dampak teknologi terhadap ekosistem laut sekitar. Hasilnya menunjukkan bahwa bioremediasi ini tidak berdampak negatif terhadap biota laut asli dan bahkan meningkatkan keanekaragaman hayati mikroba lokal di area penelitian.

### Keterlibatan Mahasiswa dan Pembelajaran Praktis

Salah satu aspek paling menonjol dari penelitian ini adalah keterlibatan mendalam dari mahasiswa di seluruh tahapan riset. Dari lima belas mahasiswa yang terlibat, dua belas di antaranya melakukan penelitian ini sebagai bagian dari tugas akhir mereka.

Andi Pratama, mahasiswa Tingkat IV Program Studi Biologi, yang menjadi salah satu peneliti utama dalam pengembangan bioreaktor, berbagi pengalamannya. “Awalnya saya sangat nervous. Ini proyek besar dengan harapan besar pula. Tapi bimbingan dari Dr. Hendra dan tim senior sangat intensif. Saya belajar tidak hanya tentang teknik penelitian, tetapi juga tentang bagaimana mengatasi hambatan-hambatan praktis di lapangan,” ujar Andi antusias dalam wawancara pada 01 April 2026.

Pengalaman belajar experiential ini memberikan nilai tambah yang signifikan. Para mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis tetapi juga pengalaman menangani proyek riset dengan skala nyata, berinteraksi dengan stakeholder, dan menghadapi tantangan praktis yang kompleks.

Dr. Syamsu Rahman, Dekan Fakultas Biologi, menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran ini. “Kami percaya bahwa mahasiswa Indonesia perlu dibiasakan dengan penelitian terapan yang memecahkan masalah nyata di masyarakat. Tidak cukup hanya belajar dari buku dan kuliah di kelas. Keterlibatan dalam proyek penelitian inovatif seperti ini akan menghasilkan lulusan yang siap bekerja dan siap berinovasi.”

### Dukungan Institusional dan Kolaborasi

Kesuksesan penelitian ini juga didukung oleh ekosistem kelembagaan yang mendukung inovasi. Universitas Muhammadiyah Kendari menyediakan dukungan finansial melalui program hibah internal riset dan juga mendukung akses ke peralatan laboratorium yang canggih. Rektor Unmuh Kendari, Prof. Dr. H. Muhammad Ali, M.Pd., secara aktif mendorong para dosen untuk mengembangkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan lokal.

Selain itu, penelitian ini juga melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak eksternal. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, melalui Dinas Lingkungan Hidup, memberikan dukungan dalam bentuk akses lokasi penelitian dan data baseline pencemaran. Dinas Perikanan juga memberikan insight berharga tentang dampak mikroplastik terhadap industri perikanan lokal.

Kolaborasi internasional juga dimulai membuahkan hasil. Universitas Muhammadiyah Kendari telah membentuk kerjasama penelitian dengan Research Institute for Marine Pollution di Universitas Shizuoka, Jepang, yang juga memiliki fokus pada bioremediasi laut. Kerjasama ini memungkinkan tim untuk mengakses literatur terbaru, metodologi terkini, dan mendapatkan feedback dari peneliti internasional.

### Tantangan dan Pengembangan Selanjutnya

Meskipun hasil penelitian sangat positif, tim juga jujur mengakui berbagai tantangan yang dihadapi. Salah satunya adalah stabilitas jangka panjang dari komunitas mikroba sinergis. Dalam uji coba awal, tim menemukan bahwa komposisi komunitas mikroba berubah seiring waktu, meskipun performa degradasinya tetap terjaga.

“Kami perlu memahami dinamika komunitas mikroba ini lebih dalam. Bagaimana pola kompetisi dan kooperasi antar spesies, bagaimana respons mereka terhadap perubahan lingkungan. Ini akan menjadi fokus fase penelitian berikutnya,” jelas Dr. Ratna Sari Dewi, Ketua Tim Penelitian Fase Kedua.

Tantangan lain adalah skalabilitas. Teknologi yang berhasil di laboratorium dan skala semi-pilot perlu dikembangkan lebih lanjut untuk aplikasi skala industri atau skala regional yang mencakup area yang lebih luas.

Rencana penelitian tahun depan mencakup peningkatan skala menjadi sistem bioremediasi terapung seluas 100 meter persegi di Teluk Kendari. Tim juga merencanakan optimisasi formula komunitas mikroba untuk meningkatkan efisiensi degradasi hingga 85%.

Dr. Hendra Wijaya berbagi visi jangka panjangnya. “Dalam lima tahun ke depan, kami ingin teknologi ini sudah bisa diimplementasikan secara praktis untuk membersihkan pencemaran mikroplastik di perairan Kendari dan kemudian dikembangkan di wilayah pesisir lainnya di Indonesia. Ini adalah misi jangka panjang kami sebagai akademisi yang bertanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan.”

### Dampak Sosial dan Ekonomi yang Potensial

Penelitian ini tidak hanya memiliki implikasi lingkungan tetapi juga sosial dan ekonomi yang signifikan. Masyarakat nelayan Kendari, yang mata pencahariannya sangat bergantung pada kesehatan ekosistem laut, memandang penelitian ini dengan optimisme yang tinggi.

Dalam forum diskusi yang diselenggarakan oleh Fakultas Biologi pada 22 Maret 2026, kelompok nelayan Pelabuhan Kendari mengungkapkan harapan mereka. “Kami lihat langsung dampak mikroplastik terhadap tangkapan kami. Ikan-ikan yang kami tangkap banyak yang mengandung plastik di perut mereka. Jika teknologi ini bisa benar-benar membersihkan laut kami, itu akan mengubah segalanya,” kata Haji Mahmud, Ketua Kelompok Nelayan Pelabuhan Kendari, dalam kesempatan tersebut.

Dari aspek ekonomi, kesuksesan teknologi ini berpotensi membuka peluang bisnis baru. Beberapa startup lokal sudah menunjukkan minat untuk mendiskusikan kemungkinan komersialisiasi teknologi bioremediasi ini.

### Penutup dan Implikasi Akademik

Penelitian inovatif yang dikembangkan oleh Fakultas Biologi Universitas Muhammadiyah Kendari ini merepresentasikan semangat akademik yang berorientasi pada solusi masalah nyata. Dalam era dimana universitas dituntut untuk lebih engaged dengan masyarakat, penelitian ini menunjukkan bagaimana institusi pendidikan dapat berperan aktif dalam mengatasi krisis lingkungan global melalui inovasi lokal yang konkret.

Kesuksesan tim peneliti akan dipresentasikan dalam berbagai forum ilmiah nasional dan internasional. Artikel ilmiah pertama dari penelitian ini telah di-submit ke Journal of Marine Pollution dan International Journal of Environmental Microbiology. Selain itu, tim juga merencanakan untuk menerbitkan artikel populer dan policy brief untuk menjangkau pembaca yang lebih luas.

Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Fakultas Biologi, telah membuktikan bahwa universitas di daerah terpencil sekalipun dapat menghasilkan penelitian berkualitas tinggi yang memberikan kontribusi nyata bagi penyelesaian masalah lingkungan global. Dengan dukungan berkelanjutan dari institusi dan komitmen dari tim peneliti, teknologi bioremediasi laut ini diharapkan dapat menjadi solusi inovatif yang mengubah lanskap penanganan pencemaran mikroplastik, tidak hanya di Kendari tetapi di seluruh nusantara.

Hubungi: Dekan Fakultas Biologi Unmuh Kendari, Dr. Syamsu Rahman, M.Sc., di nomor (0401) 3199215 atau email: [email protected] untuk informasi lebih lanjut tentang penelitian ini.

*Artikel ini ditulis berdasar

More From Author

Fakultas Biologi Universitas Muhammadiyah Kendari Luncurkan Program Magang Terintegrasi dengan Industri Perikanan Lokal

Universitas Muhammadiyah Kendari Luncurkan Program Beasiswa Komprehensif untuk Mahasiswa Fakultas Biologi, Target 500 Penerima dalam Tahun Akademik 2026/2027

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Support Team


kampusbandung
kampusbanjar
kampusbatam
kampusbekasi
kampusbogor
kampuscirebon
kampusdepok
kampusjakarta
kampusmakassar
kampusmalang
kampusmedan
kampuspalembang
kampussemarang
kampusserang
kampussolo
kampussurabaya
kampussurakarta
kampustasikmalaya
kampusyogyakarta
negerikrpl
bandungzoo
tangkasjaya
vitamin33
ilmupolitikumw
teknikmesinumw
fakultaspeternakanumw
fakultasvokasiumw
fakultasfisipmandala
fakultaskeguruanumw
fakultassastraumw
fakultasarsitekturumw
fakultaskomputerumw
fakultasfarmasiumw
fakultasekonomiumw
fakultasteknikumw
kehutananumw
administrasiumw
medikaumw
internasionalumw
cyberumw
elektromandala
farmasimandala
pendidikanmandala
kimiaumw
lpmuumw
statistikauumw
arsitekturumw
kedokteranumw
vokasiumw
sainsumw
pertanianumw
engineeringumw
lppmumw
analisumw
elektroumw
medisumw
pascaumw
prodisehatumw
cloudumw
arsipmandala
kepegawaianumw
puncakumw
unggulmandalawaluya
integritasumw
sinergiumw
mandiriumw
wawasanumw
mediatamaumw
infokampusumw
katalisumw
nukarangampel
smknukmpel
smknukrngpl
nahdlatulsmknu
smknkarangampel
smkkaranmpelnu
smknuampel
nusmkkarangampel
smknukrpl
karangampelnu
karangnusmk
abdimandalawaluya
aksesumw
aksimumandalawaluya
aktivisumw
alumniumwkendari
aspirasimandalawaluya
asramamandalawaluya
atletumw
bangunmandalawaluya
beritaumwkendari
bitmandalawaluya
cakrawalamandalawaluya
cendekiamandalawaluya
ceritamandalawaluya
citraumwkendari
cybermandalawaluya
daftarumwkendari
datamandalawaluya
dataumw
eventumw
exploreumw
globalmandalawaluya
hibahumw
hibahumwkendari
identitasmandalawaluya
ilmumandalawaluya
inovasimandalawaluya
inovasiumwkendari
jaringumwkendari
jejaringmandalawaluya
jemariumwkendari
kabarmandalawaluya
karirmandalawaluya
karyamandalawaluya
katalogumw
konselingumwkendari
kreatifmandalawaluya
layananumw
legalmandalawaluya
lpmmandala
mandalawaluyadigital
mandalawaluyahub
mediandalawaluya
mitramandalawaluya
mutumandalawaluya
narasimandalawaluya
ormawamandalawaluya
panduanumw
pelajarumw
penerbitmandalawaluya
portalmandalawaluya
prestaisumw
prodimandalawaluya
pustakamandalawaluya
pustakaumwkendari
ruangmandalawaluya
ruangumw
scimumw
sentramandalawaluya
sentraumw
servermandalawaluya
siberumwkendari
sinergimandalawaluya
smartumwkendari
studyumw
suaramandalawaluya
suaraumw
talentamandalawaluya
techumw
teknoumw
updateumw
virtualumw
visitumw
vokasiumwkendari
wifiumwkendari
homesmkkaplongan
sklkaplongan
kaplongansmk
smkkaplongan
smknu
helpdeskumw
mitraumw
prestasiumw
kolegiumumw
labumw
elearningumw
ejournalumw
galeriumw
repoumw
pmbumw
seminarumw
beasiswaumw
keuanganumw
citraumw
digilibmandala
elearningmandala
globalumw
insanumw
onlineumw
portalmandala
smartumw
sobatumw
analiskesehatanumw
asramauumwkendari
lpmuumwkendari
lppmumwkendari
manajemenmandala
pengabdianumw
beasiswauumw
biomandala
fibumw
fkumw
fpuumw
jurnalilmiahumw
labterpaduumw
lpmlmandala
pascasarjanaumw
pendidikumw
penelitianumw
perikananumw
pustakaumw
sosiologimandala
uptmandala
agroteknologiumw
bisnisdigitalumw
humaskampusumw
ilmupemerintahanumw
klinikkampusumw
perencanaanumw
saranaumw
teknikindustriumw
teknologipanganumw
pusatbahasaumw
doceumw
pblumw
ilmukelautanumw
karirmahasiswaumw
sisumw
informasibeasiswauumw
kampusumwkambu
kearsipanumw
kampusumwbaruga
sisteminformasiakadumw
kampusumwpoasia
ilmukomunikasiumw
giziubumw
agribisnismumw
tekniksipilmandalawaluya
teknikelektroumw
analiskesehatanmandalawaluya
laboratoriummandalawaluya
mabaumw
stafumw
beasiswamandala
kuliahumw
pelatihanmandala
pmbmandala
karirmandala
agendaumw
agroumw
akreditasiumw
alumnimandala
arsipumw
asetumw
asramaumw
auditumw
aulauwm
beritamandala
daftarmandala
dosenumw
e-journalmandala
edomumw
emailumw
fikesumw
himaumw
humasumw
infomandala
jurnalmandala
kabarmandala
kabarumw
kemahasiswaanmandala
kendariumw
kknumw
komunikasiumw
laboratoriumumw
legalumw
lmsumw
lpmumw
magangumw
mahasiswaumw
mapalaumw
mipaumw
mutuumw
perpusumw
ppgumw
pressumw
psikologiumw
pusatmandala
pusatumw
puskomumw
radioumw
rektoratumw
himaumw
sastraumw
sdmumw
sipegumw
sipilumw
sistermandala
ukmumw
uktumw
wismaumw
wisudaumw
yudisiumumw
bidanunimus
febunimus
fkmunimus
fkunimus
nersunimus
kampusmandala
lpsmumw
statistikumw