KENDARI – Dalam upaya meningkatkan relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri, Fakultas Biologi Universitas Muhammadiyah Kendari resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan tiga perusahaan besar di Sulawesi Tenggara pada Rabu, 23 April 2026. Kerjasama strategis ini melibatkan PT. Mitra Laut Sulawesi (perusahaan perikanan), PT. Agro Kendari Sentosa (agribisnis), dan Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian Sulawesi Tenggara (BPPP Sulteng).
Penandatanganan dokumen perjanjian dilakukan di Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Kendari, dihadiri oleh Rektor Dr. Ir. Sukri Prabowo, M.Sc., Dekan Fakultas Biologi Dr. Hayati Widiastuti, S.Si., M.Si., serta para pimpinan industri mitra. Acara ini menandai babak baru dalam komitmen universitas untuk menghadirkan pendidikan berkelanjutan yang berdampak langsung pada pembangunan ekonomi daerah.
### Latar Belakang Kerjasama
Sulawesi Tenggara merupakan wilayah dengan potensi besar di bidang perikanan dan pertanian berkelanjutan. Dengan garis pantai sepanjang 2.093 kilometer dan luas lahan pertanian yang signifikan, provinsi ini menjadi salah satu tulang punggung ekonomi nasional. Namun, tantangan dalam hal sumber daya manusia berkualitas dan penelitian terapan menjadi hambatan dalam mengoptimalkan potensi tersebut.
Fakultas Biologi Universitas Muhammadiyah Kendari, sebagai institusi pendidikan tinggi yang komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, melihat peluang besar untuk menjembatani kesenjangan antara dunia akademis dan industri. Fakultas ini telah mengembangkan program studi yang relevan, termasuk Program Studi Biologi (S1), Manajemen Sumber Daya Perikanan (S1), dan baru-baru ini meluncurkan Program Magister Biologi Terapan.
“Universitas Muhammadiyah Kendari memahami bahwa keunggulan kompetitif institusi pendidikan tidak hanya terletak pada kurikulum yang baik, tetapi juga pada kemampuan untuk menghasilkan lulusan yang siap bekerja dan berinovasi di lapangan,” ungkap Rektor Dr. Ir. Sukri Prabowo dalam sambutan pembukaan acara penandatanganan MoU tersebut.
### Ruang Lingkup Kerjasama Strategis
Berdasarkan dokumen MoU yang telah ditandatangani, kerjasama mencakup beberapa aspek fundamental. Pertama, pengembangan kurikulum berbasis industri yang memastikan materi pembelajaran selalu relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Industri mitra akan terlibat aktif dalam merancang kompetensi lulusan yang dibutuhkan.
Kedua, penyelenggaraan magang dan praktik kerja lapangan bagi mahasiswa. PT. Mitra Laut Sulawesi akan menyediakan tempat magang bagi mahasiswa Program Studi Manajemen Sumber Daya Perikanan, sementara PT. Agro Kendari Sentosa membuka pintu bagi mahasiswa yang ingin praktik di bidang agribisnis modern. “Kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman praktis yang mendalam kepada mahasiswa sehingga mereka dapat langsung menerapkan teori di dunia nyata,” kata Direktur Operasional PT. Mitra Laut Sulawesi, Budi Santoso, saat menandatangani dokumen.
Ketiga, program penelitian dan pengembangan bersama yang fokus pada inovasi berkelanjutan di sektor perikanan dan pertanian. Dosen-dosen Fakultas Biologi akan berkolaborasi dengan tim ahli industri untuk mengembangkan teknologi dan metode produksi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Keempat, beasiswa dan bantuan pembiayaan pendidikan bagi mahasiswa berprestasi. Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, ketiga mitra industri berjanji menyediakan beasiswa penuh atau sebagian untuk mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang memiliki prestasi akademik baik.
Kelima, pelatihan dan pengembangan dosen. Program ini memungkinkan dosen Fakultas Biologi untuk mengikuti pelatihan industri, seminar internasional, dan short course di perusahaan mitra, sehingga wawasan mereka selalu terkini dengan perkembangan industri.
### Perspektif Dekan Fakultas Biologi
Dekan Fakultas Biologi Dr. Hayati Widiastuti menyampaikan pandangannya yang optimis mengenai kerjasama ini. “Kerjasama dengan industri bukan sekadar formalitas, melainkan strategi nyata untuk meningkatkan mutu pendidikan kami. Melalui partnership ini, mahasiswa kami akan mendapatkan exposure langsung terhadap tantangan nyata di lapangan, sehingga ketika lulus, mereka sudah siap berkontribusi,” katanya dalam sesi wawancara eksklusif setelah acara penandatanganan.
Dr. Hayati menambahkan bahwa Fakultas Biologi juga berencana mengembangkan research center khusus yang fokus pada sustainable aquaculture dan organic farming di Sulawesi Tenggara. “Research center ini akan melibatkan mahasiswa, dosen, dan tenaga ahli dari industri. Kami yakin ini akan menghasilkan inovasi yang tidak hanya bermanfaat akademik tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat lokal,” ujarnya.
### Perspektif Industri Mitra
Kepala Divisi Riset dan Pengembangan PT. Agro Kendari Sentosa, Ir. Sinta Wijaya, menekankan pentingnya partnership dengan universitas dalam menghadapi tantangan modern. “Dunia pertanian dan agribisnis terus berkembang. Kami membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam tentang sustainability dan inovasi digital. Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki program yang sangat sesuai dengan kebutuhan kami,” kata Sinta dengan penuh antusias.
Sementara itu, Kepala Divisi Lingkungan dan Keberlanjutan PT. Mitra Laut Sulawesi, Dr. Amran Kasim, fokus pada aspek keberlanjutan lingkungan. “Industri perikanan kami menghadapi tekanan untuk beroperasi secara berkelanjutan tanpa mengorbankan produktivitas. Kerjasama dengan Fakultas Biologi memberikan kami akses kepada penelitian mutakhir dan talenta muda yang peduli terhadap lingkungan. Ini adalah win-win solution untuk semua pihak,” jelas Dr. Amran.
Dr. Bambang Setiawan, Kepala BPPP Sulteng, menambahkan perspektif dari institusi penelitian pemerintah. “Sebagai lembaga penelitian, kami selalu mencari kolaborasi yang dapat mempercepat adopsi teknologi pertanian di tingkat petani. Melalui universitas, kami dapat menjangkau komunitas akademis dan memperluas jangkauan penelitian kami,” katanya.
### Program-Program Konkret yang Akan Dilaksanakan
Dalam diskusi teknis yang dilakukan setelah penandatanganan MoU, beberapa program konkret telah diidentifikasi untuk dilaksanakan dalam tahun akademik 2026/2027. Pertama, internship program yang akan menempatkan minimal 50 mahasiswa semester 6 dan 7 di ketiga perusahaan mitra selama 4-6 bulan. Program ini akan dilengkapi dengan mentor dari industri dan penilaian kinerja yang komprehensif.
Kedua, seminar dan workshop industri yang akan diselenggarakan setiap semester. Topik-topik akan disesuaikan dengan kebutuhan industri dan perkembangan terkini dalam bidang perikanan dan pertanian berkelanjutan. Peserta bukan hanya mahasiswa tetapi juga dosen dan komunitas umum di Kendari.
Ketiga, competitive research grant yang dibuka khusus untuk penelitian dosen dan mahasiswa yang fokus pada solusi praktis untuk tantangan industri. PT. Mitra Laut Sulawesi dan PT. Agro Kendari Sentosa akan menyediakan total dana Rp 500 juta per tahun untuk mendukung aktivitas penelitian ini.
Keempat, kunjungan pabrik dan fasilitas produksi secara berkala, memungkinkan mahasiswa untuk melihat langsung aplikasi dari teori yang mereka pelajari di kelas.
### Dampak yang Diharapkan
Kerjasama strategis ini diproyeksikan akan membawa dampak positif bagi semua pihak yang terlibat. Bagi mahasiswa, manfaatnya adalah meningkatnya employability dan career readiness. Data menunjukkan bahwa lulusan yang memiliki pengalaman praktik industri memiliki tingkat penyerapan kerja yang lebih tinggi dan memulai karir dengan posisi yang lebih baik.
Bagi universitas, kerjasama ini akan meningkatkan reputation dan ranking, terutama di aspek relevance dengan industri dan research impact. Universitas juga dapat menggunakan learning outcomes dari partnership ini untuk akreditasi program studi yang lebih baik.
Bagi industri, manfaatnya adalah tersedianya pipeline talenta yang terlatih baik, serta akses kepada hasil penelitian akademis yang dapat diterapkan untuk inovasi produk dan proses. Selain itu, industri juga mendapatkan aura positif sebagai perusahaan yang peduli terhadap pengembangan sumber daya manusia.
Bagi masyarakat luas dan pemerintah daerah, kerjasama ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan daya saing ekonomi Sulawesi Tenggara. Dengan tenaga kerja yang lebih terampil dan inovasi yang terus dikembangkan, potensi industri perikanan dan pertanian dapat dimaksimalkan sambil tetap menjaga keberlanjutan lingkungan.
### Perspektif ke Depan
Rektor Dr. Ir. Sukri Prabowo mengungkapkan visinya untuk ekspansi kerjasama di masa depan. “Kami tidak akan berhenti di sini. Rencana kami adalah memperluas kerjasama dengan lebih banyak industri, tidak hanya di Sulawesi Tenggara tetapi juga di tingkat nasional dan bahkan internasional. Kami ingin Universitas Muhammadiyah Kendari dikenal sebagai university-industry partner yang terpercaya dan berdampak,” katanya penuh semangat.
Menurut informasi yang dihimpun, sedang dalam tahap negosiasi kerjasama dengan beberapa perusahaan multinasional di bidang bioteknologi dan biopharma yang tertarik untuk membuka research facility di Kendari. “Ini adalah kesempatan besar untuk Kendari dan Sulawesi Tenggara untuk menjadi pusat inovasi biologi di kawasan Indonesia Timur,” tambah Dr. Sukri.
### Penutup
Penandatanganan MoU antara Fakultas Biologi Universitas Muhammadiyah Kendari dengan PT. Mitra Laut Sulawesi, PT. Agro Kendari Sentosa, dan BPPP Sulteng merupakan milestone penting dalam perjalanan universitas menuju excellence yang relevan dengan industri. Inisiatif ini menunjukkan komitmen nyata untuk menjembatani gap antara dunia akademis dan dunia kerja, sesuai dengan misi Universitas Muhammadiyah Kendari untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan berdaya saing.
Dengan dukungan penuh dari semua stakeholder dan implementasi yang konsisten, kerjasama strategis ini diharapkan dapat menjadi model bagi institusi pendidikan lain di Indonesia dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tenggara. Langkah progresif ini juga sejalan dengan target Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing ekonomi di tingkat global.
Sebagai catatan akhir, kesuksesan kerjasama ini akan sangat bergantung pada komitmen dan dedikasi semua pihak untuk terus berinovasi, beradaptasi, dan bekerja sama dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang dinamis dan berdampak positif bagi generasi muda Indonesia, khususnya di Sulawesi Tenggara.
—
Penulis: Tim Berita Kampus
Kendari, 23 April 2026