KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari merayakan pencapaian luar biasa dengan diraihnya status akreditasi A untuk Program Studi Biologi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Jumat (13 April 2026). Keberhasilan ini menandai babak baru dalam komitmen institusi untuk meningkatkan mutu pendidikan dan relevansi akademik di tengah persaingan global yang semakin ketat.
Pengumuman resmi hasil akreditasi tersebut disampaikan langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir, M.Sc. dalam sebuah acara terbatas yang melibatkan pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa, dan perwakilan stakeholder pendidikan di Aula Utama Kampus Kendari. Pencapaian akreditasi A untuk Fakultas Biologi ini merupakan hasil kerja keras seluruh civitas akademika selama lebih dari dua tahun terakhir dalam memenuhi standar mutu nasional dan internasional.
“Alhamdulillah, dengan rahmat Allah SWT, kita telah berhasil membuktikan komitmen kami terhadap peningkatan mutu pendidikan. Akreditasi A yang diraih oleh Fakultas Biologi bukan hanya sekedar sertifikat, melainkan pengakuan terhadap dedikasi dan kerja keras seluruh tim kami,” ujar Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir dalam sambutan pembukaan acara perayaan tersebut, Jumat pagi lalu.
Lebih lanjut, rektor yang telah memimpin institusi selama lima tahun ini menekankan bahwa pencapaian ini harus menjadi momentum untuk terus berinovasi dan meningkatkan standar akademik. Menurutnya, akreditasi A bukan tujuan akhir, tetapi awal dari perjalanan menuju keunggulan pendidikan yang berkelanjutan.
Perjalanan Panjang Menuju Akreditasi A
Proses meraih akreditasi A tidaklah mudah. Dekan Fakultas Biologi, Dr. Laode Safuan, M.Si., menjelaskan bahwa institusi telah melakukan evaluasi diri yang komprehensif selama dua tahun berturut-turut. Proses ini melibatkan pemetaan kurikulum, peningkatan kompetensi dosen, modernisasi sarana laboratorium, serta peningkatan sistem manajemen akademik.
“Perjalanan kami menuju akreditasi A dimulai sejak tahun 2024 ketika kami menyadari perlunya peningkatan signifikan di berbagai aspek. Kami membentuk tim quality assurance yang dedicated dan melakukan self-evaluation yang sangat detail terhadap semua indikator penilaian,” jelas Dr. Laode Safuan saat dihubungi di ruang dekanatnya, Kamis (12 April 2026).
Menurut catatan Lembaga Penjaminan Mutu Akademik (LPMA) Universitas Muhammadiyah Kendari, proses akreditasi mencakup delapan area evaluasi utama: visi, misi, tujuan dan sasaran; tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan; mahasiswa dan lulusan; sumber daya manusia; kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik; pembiayaan, sarana, dan prasarana; penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama; serta aspek daya dukung dan sumber daya lainnya.
Direktur LPMA, Dra. Nur Azizah, M.Pd., mengungkapkan bahwa Fakultas Biologi telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam setiap aspek tersebut. Khususnya dalam hal penelitian, yang sebelumnya masih rendah, kini fakultas telah meningkatkan kuantitas dan kualitas publikasi ilmiah di jurnal terakreditasi nasional dan internasional.
“Pada tahun 2024, Fakultas Biologi hanya memiliki 12 publikasi jurnal terakreditasi SINTA per tahun. Tahun ini saja, hingga kuartal pertama, sudah mencapai 18 publikasi. Ini menunjukkan komitmen nyata para dosen untuk berkontribusi pada perkembangan ilmu pengetahuan,” kata Dra. Nur Azizah dengan penuh antusiasme.
Peningkatan Sarana dan Prasarana
Aspek infrastruktur juga menjadi fokus utama dalam peningkatan mutu. Universitas telah menginvestasikan dana signifikan untuk modernisasi laboratorium biologi, termasuk pengadaan peralatan analisis canggih seperti spektrofotometer, chromatography equipment, dan microscopy system terkini. Investasi ini diperkirakan mencapai 3,5 miliar rupiah dalam dua tahun terakhir.
Laboratorium Mikrobiologi yang baru direnovasi pada tahun 2025 kini dilengkapi dengan sistem HVAC (heating, ventilation, and air conditioning) standar internasional serta biosafety cabinet class II untuk menjamin keamanan dan kenyamanan praktikum mahasiswa. Demikian pula, Laboratorium Ekologi telah diperluas dengan penambahan greenhouse modern dan equipment untuk field research.
Kepala Laboratorium Mikrobiologi, Dr. Samsuri, M.Si., menyatakan bahwa peningkatan infrastruktur ini berdampak langsung pada kualitas pembelajaran praktikum. “Sebelumnya, mahasiswa terbatas dalam melakukan eksplorasi karena keterbatasan peralatan. Sekarang, mereka bisa melakukan penelitian yang lebih sophisticated dan mendalam,” ungkapnya.
Kualifikasi Dosen dan Pengembangan Akademik
Peningkatan mutu pendidikan juga tidak terlepas dari peningkatan kualifikasi dosen. Saat ini, Fakultas Biologi memiliki 34 orang dosen dengan komposisi: 8 orang bergelar Doktor (S3), 22 orang bergelar Magister (S2), dan 4 orang bergelar Sarjana (S1) yang sedang menempuh studi lanjut. Program pengembangan akademik telah dilakukan secara berkelanjutan, termasuk pelatihan metodologi penelitian, penulisan artikel ilmiah, dan sertifikasi internasional.
Ketua Program Studi Biologi, Ir. Andi Wijaya, M.Sc., Ph.D., menambahkan bahwa universitas juga telah menjalin kerjasama dengan institusi pendidikan tinggi terkemuka di dalam dan luar negeri untuk mendukung pengembangan akademik dosen. Kerjasama dengan Universitas Sam Ratulangi Manado, Universitas Airlangga, dan beberapa universitas di Malaysia telah membuka peluang kolaborasi riset yang produktif.
“Kami percaya bahwa dosen yang terus berkembang akan menghasilkan pembelajaran yang berkualitas tinggi bagi mahasiswa. Tahun ini saja, kami telah mengirim 6 dosen untuk melanjutkan doktor di universitas top, baik dalam maupun luar negeri,” jelas Ir. Andi Wijaya.
Kurikulum yang Relevan dan Responsif
Kurikulum Program Studi Biologi telah direvisi untuk memastikan relevansi dengan kebutuhan industri dan perkembangan ilmu pengetahuan. Revisi kurikulum yang dilakukan pada tahun 2024 melibatkan masukan dari alumni, industri, dan pakar pendidikan biologi nasional. Hasilnya adalah kurikulum yang lebih fleksibel dan responsif terhadap perubahan zaman.
Penambahan mata kuliah baru seperti Bioteknologi Sintetis, Bioinformatika, dan Konservasi Keanekaragaman Hayati Maritim mencerminkan komitmen fakultas untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan global. Selain itu, kurikulum juga menekankan pada pengembangan soft skills dan entrepreneurship untuk meningkatkan employability lulusan.
Mahasiswa tingkat akhir Biologi, Siti Nur Hidayah, menyukai perubahan kurikulum ini. “Mata kuliah baru membuat kami lebih prepared untuk dunia kerja. Khususnya Bioinformatika yang sangat relevan dengan era digital ini,” ujarnya saat diwawancarai di perpustakaan kampus.
Dampak Akreditasi A terhadap Ekosistem Kampus
Pencapaian akreditasi A diproyeksikan akan memberikan dampak positif yang luas. Pertama, meningkatkan kredibilitas institusi di mata calon mahasiswa, sehingga diharapkan terjadi peningkatan jumlah dan kualitas pendaftar. Data menunjukkan bahwa pada tahun akademik 2025/2026, program studi biologi mencatat peningkatan pendaftaran sebesar 23% dibandingkan tahun sebelumnya, dan tren ini diperkirakan akan terus meningkat.
Kedua, akreditasi A membuka peluang kerjasama dengan institusi pendidikan tinggi internasional untuk program pertukaran mahasiswa dan dosen. Kantor Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Kendari telah menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa asing yang belajar di fakultas ini dari 3 orang menjadi minimal 10 orang pada tahun akademik 2026/2027.
Ketiga, akreditasi ini juga meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pemangku kepentingan terhadap lulusan Biologi Universitas Muhammadiyah Kendari. Secara tradisional, lulusan biologi dari universitas ini bekerja di bidang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Dengan akreditasi A, lulusan diharapkan dapat bersaing untuk posisi-posisi strategis di bidang-bidang baru seperti bioteknologi dan biofarmasi.
Tantangan ke Depan dan Komitmen Berkelanjutan
Meskipun telah meraih akreditasi A, pimpinan universitas menyadari bahwa ada tantangan-tantangan yang masih perlu ditangani. Salah satunya adalah peningkatan penelitian dan publikasi ilmiah yang lebih tinggi lagi untuk mencapai standar akreditasi internasional seperti ABET atau akreditasi dari organisasi biologi internasional.
Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir menekankan bahwa universitas akan terus berinvestasi dalam mendukung penelitian dosen dan mahasiswa. “Kami merencanakan peningkatan anggaran penelitian sebesar 15% untuk tahun fiskal berikutnya, dan kami juga akan membuka pusat penelitian unggulan untuk bioteknologi hijau dan keanekaragaman hayati Sulawesi Tenggara,” katanya.
Selain itu, universitas juga berkomitmen untuk meningkatkan internasionalisasi program melalui pengembangan joint degree program dan kolaborasi riset multilateral. Target jangka panjang adalah agar dalam lima tahun ke depan, Fakultas Biologi Universitas Muhammadiyah Kendari dapat meraih akreditasi dari badan internasional dan menjadi pusat keunggulan biologi di kawasan Indonesia timur.
Apresiasi kepada Seluruh Pihak
Dalam acara perayaan pencapaian ini, rektor dan dekan juga memberikan apresiasi khusus kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam mencapai akreditasi A. Apresiasi diberikan kepada dosen, staf administratif, mahasiswa, alumni, mitra industri, dan terutama kepada Lembaga Penjaminan Mutu Akademik yang telah memfasilitasi proses peningkatan mutu secara konsisten.
“Akreditasi A adalah milik bersama. Tanpa kerja sama dan dedikasi semua pihak, hal ini tidak mungkin tercapai. Oleh karena itu, marilah kita terus jaga dan tingkatkan standar mutu ini untuk masa depan pendidikan yang lebih baik,” pesan Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir di akhir pidatonya.
Penutup
Pencapaian Fakultas Biologi Universitas Muhammadiyah Kendari dalam meraih akreditasi A pada 13 April 2026 ini merupakan milestone penting dalam perjalanan institusi menuju keunggulan pendidikan. Hasil ini tidak hanya membuktikan komitmen universitas terhadap peningkatan mutu, tetapi juga menunjukkan bahwa institusi pendidikan di Indonesia timur mampu bersaing dengan standar nasional dan global.
Ke depannya, dengan akreditasi A ini sebagai fondasi kuat, Universitas Muhammadiyah Kendari diharapkan dapat terus berinovasi dan meningkatkan kontribusinya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang biologi, serta dalam mempersiapkan generasi muda pemimpin yang berkompeten dan berintegritas tinggi untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi Indonesia.