Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari (Unismuh Kendari) resmi meresmikan pembangunan Gedung Laboratorium Biologi Terpadu di Fakultas Biologi pada Rabu, 9 April 2026. Fasilitas senilai Rp47 miliar ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian dalam bidang sains hayati di kawasan Asia Tenggara.
Gedung laboratorium seluas 2.800 meter persegi yang terletak di kompleks Kampus Baruga, Jalan Sultan Qaimuddin No. 7, Kendari ini dilengkapi dengan peralatan teknologi terkini dan fasilitas pendukung yang komprehensif. Pembangunan infrastruktur ini menandai era baru pengembangan akademik Universitas Muhammadiyah Kendari, sekaligus mewujudkan visi kampus sebagai pusat pendidikan tinggi berkualitas internasional di Sulawesi Tenggara.
Latar Belakang dan Urgensi Pembangunan
Sebelum diresmikan, Fakultas Biologi Unismuh Kendari menempati tiga gedung terpisah dengan kondisi fasilitas laboratorium yang terbatas. Keadaan ini menjadi kendala signifikan dalam proses pembelajaran praktikum dan penelitian mahasiswa, mengingat Fakultas Biologi memiliki empat program studi dengan total 2.847 mahasiswa aktif pada tahun akademik 2025-2026.
“Kami telah merasakan keterbatasan fasilitas selama bertahun-tahun. Mahasiswa sering harus bergantian dalam menggunakan peralatan laboratorium karena keterbatasan ruang dan jumlah instrumen,” ungkap Dr. Andi Suryanto, Dekan Fakultas Biologi Unismuh Kendari, dalam wawancara awal Maret 2026.
Kondisi tersebut memicu respon cepat dari pimpinan universitas. Pada tahun 2023, Rektor Unismuh Kendari Prof. Dr. Ir. H. Bambang Setiawan, M.Sc. mengajukan proposal pembangunan laboratorium modern kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Setelah melalui proses evaluasi selama 18 bulan, proposal diterima dan pendanaan dialokasikan dari dana pengembangan infrastruktur universitas, hibah kementerian, serta kontribusi alumni dan stakeholder pendidikan di Kendari.
“Investasi dalam infrastruktur pendidikan adalah prioritas kami. Kami percaya bahwa fasilitas modern akan meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dan memperkuat posisi Unismuh Kendari sebagai institusi pendidikan terdepan,” jelas Prof. Bambang dalam pernyataannya saat groundbreaking ceremony pada 15 Januari 2025.
Spesifikasi dan Fitur Gedung Laboratorium
Gedung Laboratorium Biologi Terpadu Unismuh Kendari terdiri atas lima lantai dengan desain arsitektur modern dan ramah lingkungan. Bangunan ini mengintegrasikan prinsip-prinsip green building dengan memanfaatkan panel surya sebagai sumber energi alternatif, sistem pengelolaan air hujan, dan ventilasi alami yang optimal.
Lantai pertama mencakup ruang resepsi, administrasi laboratorium, dan ruang persiapan sampel. Di lantai ini juga terdapat ruang penyimpanan bahan kimia dengan sistem keamanan berlapis dan sistem ventilasi khusus yang memenuhi standar internasional OSHA (Occupational Safety and Health Administration).
Lantai kedua menghadirkan Laboratorium Mikrobiologi dan Bioteknologi yang dilengkapi dengan autoclave berkapasitas besar, inkubator CO2, culture hood, centrifuge berkecepatan tinggi, dan spektrofotometer canggih. Laboratorium ini dirancang khusus untuk mendukung penelitian dalam bidang mikrobiologi klinis, bioteknologi pangan, dan bioteknologi medis.
Lantai ketiga menampilkan Laboratorium Biokimia dan Analitik dengan peralatan HPLC (High-Performance Liquid Chromatography), mass spectrometry, dan laboratory automation system. “Peralatan di sini setara dengan yang digunakan di universitas-universitas ternama di Indonesia dan kawasan internasional,” ujar Dr. Eka Prasetya, Kepala Laboratorium Biokimia, dalam keterangan pers pada acara peresmian.
Lantai keempat difungsikan sebagai Laboratorium Zoologi dan Botani Terapan dengan fasilitas museum biologi, herbarium modern, aquarium edukasi, dan terrarium untuk penelitian herpetologi. Ruang ini juga dilengkapi dengan microscope electron scanning dan digital imaging system untuk dokumentasi spesimen.
Lantai kelima adalah ruang penelitian dan pengembangan dengan workspace terbuka, ruang seminar, dan fasilitas collaboration untuk mendukung penelitian skripsi mahasiswa serta research project dosen. Area ini juga dilengkapi dengan perpustakaan digital khusus, akses internet berkecepatan tinggi (fiber optic 1 Gbps), dan meeting room berstandar internasional.
Keseluruhan bangunan menerapkan sistem manajemen limbah laboratorium yang terintegrasi dengan incinerator dan water treatment plant. “Kami sangat serius dalam menerapkan standar kesehatan dan keselamatan kerja serta pelestarian lingkungan,” kata Ir. Suwito, Kepala Divisi Infrastruktur dan Sarana Prasarana Unismuh Kendari.
Dampak Terhadap Akademik dan Penelitian
Kehadiran gedung laboratorium modern ini diperkirakan akan membawa dampak signifikan bagi pengembangan akademik Fakultas Biologi. Dengan fasilitas yang memadai, dosen dapat mengembangkan kurikulum yang lebih berorientasi pada pembelajaran praktik dan penelitian.
“Kami sekarang dapat menawarkan lab practicum yang lebih intensive. Mahasiswa tidak perlu lagi berbagi peralatan seperti sebelumnya. Ini akan meningkatkan efektivitas pembelajaran dan kompetensi lulusan kami,” ungkap Dr. Andi Suryanto dengan penuh antusiasme.
Lebih lanjut, fasilitas ini diharapkan menjadi catalyst untuk meningkatkan produktivitas penelitian. Saat ini, Fakultas Biologi memiliki lima kelompok penelitian yang fokus pada bidang bioteknologi pertanian, bioteknologi farmasi, ekologi laut, biodiversitas, dan biomedis. Dengan infrastruktur yang lebih baik, kelompok-kelompok ini dapat menjalankan riset dengan skala yang lebih besar dan menghasilkan publikasi ilmiah internasional.
“Target kami adalah meningkatkan publikasi di jurnal ter-indeks dari rata-rata 12 artikel per tahun menjadi 40 artikel per tahun dalam tiga tahun ke depan,” kata Prof. Dr. Syaiful Hamzah, Wakil Rektor Bidang Akademik Unismuh Kendari, dalam paparan rencana strategis implementasi fasilitas baru.
Gedung laboratorium juga akan membuka peluang kolaborasi dengan institusi riset dan universitas lain. Beberapa universitas di Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan telah menunjukkan minat untuk melakukan riset bersama memanfaatkan fasilitas Unismuh Kendari yang baru.
Peran Dalam Pengembangan SDM Lokal
Tidak hanya berdampak pada institusi, fasilitas ini juga diharapkan berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia lokal. Kendari dan sekitarnya memiliki potensi besar dalam bidang perikanan, pertanian, dan pariwisata bahari. Penelitian berbasis biologi dapat mendukung pengembangan sektor-sektor tersebut secara berkelanjutan.
“Kami ingin memposisikan Fakultas Biologi sebagai mitra riset bagi pemerintah provinsi dan kabupaten dalam menyelesaikan masalah-masalah praktis. Misalnya, tentang konservasi koral laut, peningkatan produktivitas tambak, dan pengembangan agribisnis lokal,” jelas Prof. Bambang Setiawan.
Selain itu, kehadiran fasilitas laboratorium modern juga dapat meningkatkan daya tarik Unismuh Kendari bagi calon mahasiswa. Sebelum pembangunan ini, universitas menghadapi tantangan dalam recruitment mahasiswa program studi sains dibanding program studi sosial.
Testimonial dari Mahasiswa dan Dosen
Mahasiswa Bioteknologi semester enam, Siti Nurhaliza, mengekspresikan kegembiraan atas pembangunan fasilitas baru ini. “Sebelumnya, praktikum kami sering terpotong karena menunggu giliran peralatan. Sekarang dengan fasilitas yang lebih lengkap, saya yakin kami bisa benar-benar menguasai teknik-teknik bioteknologi yang akan kami gunakan di dunia kerja,” ucapnya antusias.
Dr. Eka Prasetya, Kepala Laboratorium Biokimia, menambahkan: “Peralatan yang kami miliki sekarang memungkinkan kami untuk melakukan riset yang sebelumnya hanya bisa dilakukan di kota-kota besar atau bahkan harus mengirim sampel ke Jakarta. Ini menghemat waktu dan biaya penelitian secara signifikan.”
Komitmen Berkelanjutan untuk Peningkatan Fasilitas
Meskipun gedung laboratorium baru sudah diresmikan, pimpinan Unismuh Kendari menekankan bahwa ini bukan akhir dari proses pengembangan infrastruktur. Rektor Bambang Setiawan mengumumkan rencana pengembangan fase kedua yang meliputi pembangunan gedung perpustakaan digital, student center, dan fasilitas olahraga multipurpose.
“Kami ingin menciptakan kampus yang tidak hanya unggul dalam fasilitas akademik tetapi juga mendukung pengembangan holistik mahasiswa. Oleh karena itu, pengembangan infrastruktur akan kami lanjutkan secara berkelanjutan dalam lima tahun ke depan dengan total investasi yang direncanakan mencapai Rp250 miliar,” papar Prof. Bambang.
Untuk menunjang operasional gedung laboratorium baru, universitas juga telah merekrut 15 tenaga laboran dan teknisi bersertifikat internasional. Mereka menjalani pelatihan khusus untuk memastikan penggunaan peralatan yang optimal dan aman sesuai dengan standar manajemen laboratorium internasional.
Penutup
Peresmian Gedung Laboratorium Biologi Terpadu pada 9 April 2026 menandai milestone penting dalam sejarah Universitas Muhammadiyah Kendari. Investasi Rp47 miliar ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, melainkan komitmen nyata untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian sains di Sulawesi Tenggara.
Dengan fasilitas modern yang kini tersedia, Fakultas Biologi Unismuh Kendari diharapkan dapat berperan lebih aktif dalam mengembangkan inovasi berbasis biologi, menghasilkan lulusan berkualitas tinggi, dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di wilayah Kendari dan sekitarnya. Fasilitas ini juga menempatkan universitas pada posisi yang lebih kompetitif dalam lanskap pendidikan tinggi nasional dan regional.
Seperti dinyatakan dalam moto kampus, “Ilmu untuk Kehidupan yang Lebih Baik,” laboratorium modern ini adalah wujud konkret dari dedikasi Unismuh Kendari dalam mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa dan lingkungan.
—
Informasi Tambahan:
– Lokasi: Kampus Baruga, Jalan Sultan Qaimuddin No. 7, Kendari
– Waktu Operasional: Senin-Jumat, 07.00-17.00 WIB; Sabtu, 08.00-12.00 WIB
– Untuk informasi lebih lanjut, hubungi: Dekanat Fakultas Biologi Unismuh Kendari (0401-3191234) atau kunjungi website: www.fbiologi.unismuh-kendari.ac.id